2/06/2014

YUDHI PRASETYO: Mualafnya sang kakak beradik

YUDHI PRASETYO: Mualafnya sang kakak beradik: Luar biasa mendengar cerita dua sosok remaja kakak beradik ini  yang memberanikan diri untuk memeluk islam, meskipun banyak tantangan y...

1/18/2014

Sesungguhnya kata kata paling indah adalah ayat Al-Quran. Dan ucapan yang paling indah adalah membaca Al-Quran...

Ini diambil dari beberapa karya orang..mengumpulkannya..dan menjadikan karya karya tsb menjadi sebuah tulisan ...Ngetik ini...dapet insprs dari Anaknya Ustdz Yusuf Mansyur..
Yok di simak ^_^ semoga sukaaaaaaaaaaaaaa.....


Al-Qur'an itu pintu rezeki,Banyak sekali kisah-kisah hafidz Qur'an yg atas izin Allah derajatny Naik. Ada yg jd guru,kyai,Ulama...banyakkk.
Seorg anak,yg ngasih hadiah semahal apapun buat Ortunya.ttep Aja Kalah. Kalah sama anak yang Ngasih Hadiah Hafalan Qur'an nya.
Sebab dr hafalan Qur'an kt bs ngasih orgtua it surga. Surga itu Mahal. Anak sholeh/sholehah itu mahal.
Tdak ada seorg anak yg kemudian mnjd sholeh/sholeha kalau tdak dimulai dr orgtuanya. Atas Izin Allah..
Jaman skrg,doa anak itu Mahal sekali. Mahal bangetttt,beda sm jaman dlu,beda sm orgtua kt dlu..
Kebawa arus pergaulan,zaman skrg yg makin gak karuan,dan coba..ternyata banyak dr kita,umat muslim..tp gak bisa baca Qur'an..hm sedih..
Bacaan msh belepotan?gak mslh,selagi pnny niatan utk ngebenrn ngajinya..it's baik hhe
Masih muda hrus bnyak belajar,apalg bljar Qur'an..dobel dobel plesnyaa..jgn sampe kepengaruh gelapny dunia luar
Yang udah lancar,bkn brrti ckup sampe dstu ajaa..nggaak,ttep harus tingktn lg Ilmunya,siapin bekal bwt Akhirat heeheee
Qur'an pun bs nyelamatim kt dr azab kubur,sbgaimn Rasul prnah bilang,kr2 kalo dibahasaaiin kyk gni..."Orang kl dikuburnya udah selamat. Kedepanny psti selamat. Kalo dikuburnya udah gak beres,kedepanny bs makin tambah gak beres"
Untuk itu coba tanemin Qur'an dlm Hati..yahudi udh pny sasaran target,yang tepat utk generasi muda umat Muslim Agar jauh dr Tuhannya.
Naudzubillah...tp emg bnar kok,skrg aja udh kliatan. Gadis jaman sekarang tuhh hampir punah..ngeri bungg
Tp Kalo ad Qur'an dihati kt, In sya Allah gak bakal terpengaruh sama gelapny dunia,pergaulan buruk. Sbab Allah bkal ngejaga kt
Ngaji 15 menit. Istrht 3 jam..suka lebih malah,ahahaaa (Kita banget) #kalem
Kenapa di Qur'an hny bs brtahan 15 menit?sdgkn di gadget bs hmpir seharian?
Saya termasuk pecinta gadget jugaa heehee seru,asik sampe gk bs lepas dr yg namanya gadget..
Sbnrnya ini Bahaya,menganggu Hafalan,ngeganggu target wktu buat Qur'an malah buat gadget hhe,
Saya terus2an diingtn sama emak..gak boleh kelamaan main gadgetnya..ngafal..tp gmn yaa...hhe
Seandainy bc,ngafal Qur'an seasik main gadget,mau dehhh heheeee
Tapi,akhrny saya mikir juga...ooh iya smuanya tergantung pada "hati"
Org udah jatuh sm gadget,sulit lepas,jatuh hati sama PS sulit lepas,Jatuh hati sm Game PB?sama ajaa..sulit jugaa heehe
Yang ngerokok juga gt,sulit bgt bwt tglln rokok.yang biasa narkoba pun sama halnya..
Jatuh hati sama orang?Suka ssh Move on..hhe jujur ajaaa
Begitu Pula dgan Qur'an,kalo dr awal kita udah naro'hati di Qur'an. Maka,buat sejam gak baca Qur'an aja bakal gelisah.
Pergi kemana2 gak bawa Qur'an,gelisah. Hati gak tenang pikiran ruwet..
Tapi kalo kita??beeeeh..pergi lupa bw Hp,sampe dibela2in balik lg kerumah cm mau ngambil hp??Qur'an??Terabaikan.....
Hny "kebiasaan" yg mmbwt kt "terbiasa". Jd,yaa biasaaiin bc Qur'an.suka gk suka,paham gk paham,ngerti gk ngerti..baca ajaaa..
Utk membiasakan ssuatu yg tidak biasa kt lakukan itu mmang agak sulit, tp in sya Allah,bisaaa..you can..you always can,trust yourself,yes you can
Change your words,so you can change your worlds. Everything is what you think,say no with negative mind:)







12/31/2013

Beginikah Cinta....??

Kisah ini, masih tersimpan rapi dalam tumpukan bookmark-bookmark. Mungkin ini kisah paling menarik, sekaligus kisah yang perlu iman dan kesabaran berlebih jika mengalaminya. Jujur saya menangis ketakutan. Jangan tanya kenapa.

Tersaji,
Beginikah Cinta.
Oleh : Ario Muhammad | Dakwatuna


Aku berlari dengan nafas memburu. Otakku seakan berhenti berpikir, dada sesak, penuh, semua sesal dan sedih berkecamuk jadi satu. Kususuri jalanan kampus yang masih sedikit basah karena hujan kemarin malam. Aku benar-benar kalut. Bingung. Pikiranku mulai bergumam sendiri dengan batinku.

“Beginikah jadinya? Beginikah rasanya mengakhirkan harapan? Beginikah rasanya menghentikan cinta yang sudah terlanjur dalam? Aku harus berkata apa? Bertanya pada siapa?”

Jalanan ini tentu saja takkan memberi jawab. Sore menuju senja yang selalu indah ini tentu saja takkan menenangkanku. Aku tak bisa berbuat apa-apa selain kekalutan yang luar biasa menghinggapi dada.

“Haruskah melepasmu cinta? Melepas segala rasa yang tumbuh subur merekah hingga kini dan entah kapan berakhirnya?"

"Haruskah ku buang jauh-jauh penggal harap yang entah kenapa masih membuatku sesak ketika kutahu aku tak bisa memilikimu cinta?"

"Haruskah aku membalikkan semua waktu agar perasaan ini tidak pernah ada di dalam diri?"

Atau setidaknya...,
Ahh, Allah… mungkinkah kau izinkan aku mengembalikan kekosongan jiwa agar yang terisi hanya KAMU? Hanya KAMU ya Rabb… Hanya KAMU… hanya KAMU yang kucinta. Mungkinkah ya Rabb?”

Dadaku semakin sesak. Air mata lagi-lagi dengan tak sopannya keluar tanpa pernah mau kuperintahkan. Aku laki-laki, dan kini aku menangis.

“Aku benci dengan perasaan ini. Benci dengan keadaan ini.
Aku sadar aku harus bangkit. Tak boleh lemah hanya karena kehilangan kesempatan merealisasikan harapku.
Aku tak boleh kalah, hanya karena imaji yang sedari dulu kubangun akhirnya pergi dan menghilang tanpa bekas. Aku benci dengan semua perasaan yang telah porak-poranda ini. Aku harus bangkit. Tak boleh seperti ini.”

Kukuat-kuatkan hatiku agar tetap seperti dulu. Tenang dan segar. Namun percuma. Setiap larian kecilku mengelilingi kampus hijau ini, membuatku semakin tergugu. Pikiranku tak bisa untuk kuhentikan dalam mengingat sang permata jiwa. Semua kenangan seperti tergambar jelas di benakku. Kenangan tentangnya semua menyeruak tanpa tahu betapa aku sakit ketika mulai mengingatnya.

Cinta..., atau entah apa namanya. Kenapa begitu mempengaruhiku hingga semua alam rasionalku pergi entah kenapa. Maryam Syakila, sosok itu. Yang mengisi penggal harapku hingga detik ini terus saja berkeliling di alam pikirku.

“Sedalam inikah perasaanku? Separah inikah aku tenggelam dalam cinta yang semu? Jika memilikimu bukanlah takdirku, maka tolong berilah aku kesempatan untuk pergi darimu. Sejenak melupakan apapun tentangmu.
Aku ingin amnesia sejenak, tak pernah mengenal siapapun terutama kamu dari hidupku. Ini terlalu menghempaskan. Merebut semua rasaku. Aku mati, mati rasa.
Dalam kekakuan, kebekuan, namamu masih saja ada. Harus ku kata apa, jika memang segalanya begitu dalam terasa? Harus kubilang apa cinta?”

Aku membodoh-bodohkan diriku sendiri setelah melewati lebih dari 3 kilometer. Berlari tanpa arah. Pikiranku tertuju kembali mengenang kisah usaha untuk melamar Maryam Syakila selama 2 pekan ini.

“Mohon maaf, apakah Zahra bisa membantuku mencari tahu perihal Maryam Syakila? Bukankah dia sahabatmu sejak SMA?” Sapaku kepada Zahra, sahabat dekat Maryam semenjak SMA. Setahuku mereka memang masih dekat hingga sama-sama melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia (UI). Kukirim email singkat ini kepadanya.

Jangan Tanya degupan jantungku saat itu. Aku begitu tegang tak terkira. Ini adalah momen yang sudah kutunggu sejak lama. Sudah 9 tahun, aku mengagumi sosok bernama Maryam Syakila. Dia sederhana, tak banyak bicara, namun cerdas dan mempesona. Apalagi yang mau kukata jika dia telah menjadi yang pertama dalam perasaanku, dan entah kapan lagi aku bisa mengakhirkan segala rasa ini.

Perasaanku semakin dibuat tak karuan ketika mengetahui keshalihannya. Semenjak SMA, baju seragamnya yang panjang ditutupi dengan jilbab yang terurai indah sampai ke dadanya membuat jantungku semakin berdetak kencang setiap kali bertemu dengannya. Aku harus berkata apa, jika cinta telah merenggut habis semua perasaanku? Aku hendak menghentikan segalanya, namun segala tentangnya telah merebut habis setiap sisi hatiku. Aku juga hendak menghentikan segala pengaruh tentangnya, tapi apa lagi yang mampu ku buat, ketika penantian hampir 10 tahun ini, akhirnya datang juga. Ini kesempatan terbaikku untuk merealisasikan imaji, harap, dan doa yang sudah kusimpan erat sejak dulu. Aku harus melamarnya dan menjadikannya istimewa dalam nyata. Itu saja. Tak ada yang lain yang aku siapkan dan pikirkan selain merealisasikan segala rencana untuk menikah dengannya.

“Oh ya… Alhamdulillah saya masih sering berkomunikasi dengannya. Ada apa ya?” Zahra membalas emailku melalui YM yang kuhidupkan sejak tadi.

“Hmmm… Saya hendak menjalankan salah satu sunnah Rasul. Saya ingin tahu apakah Maryam Syakila sedang proses Ta’aruf atau telah di khitbah oleh seseorang? Jika tidak, saya ingin melamarnya…” Jawabku tanpa pikir panjang. Buatku ini melegakan.

“Oalah…” Jawab Zahra sedikit kaget.

“ ” Aku membalasnya dengan icon tersenyum, memahami kekagetannya.

“Baiklah Rangga. Tunggu aja ya kabarnya dalam 1-2 hari ini. Insya Allah akan saya beritahukan informasinya…” Tutup Zahra

Sudah 2 pekan ini, malam-malamku adalah malam-malam penghambaan penuh khusyu kepada Allah. Aku mengirimkan doa terindah kepada-Nya, berharap DIA berkenan mempertemukanku dengan Maryam. Berharap segala daya dan usaha yang kulakukan hingga saat ini diberkahi dengan sebuah momen terindah yang telah kupatrikan dalam do’a-do’aku selama 9 tahun ini. Aku hanya berharap memilikinya, itu saja.

Esoknya, aku menerima sms singkat dari Zahra yang memberitahukan info lengkap soal Maryam ada di inbox emailku.
Aku buru-buru membuka emailku berharap ada berita yang melapangkan jiwaku. Namun betapa kagetnya, ternyata isi email yang dikirimkan Zahra kepadaku sungguh berbeda dengan yang kukira.

“Mohon maaf Rangga… Saya sudah mengecek kondisi Maryam, terkait kesempatanmu untuk melamarnya. Saat ini, dia sudah di khitbah oleh seorang ikhwan dan Insya Allah akan melangsungkan akad dan walimahannya bulan Desember tahun ini…”

Hilang sudah… Pecah… Semua harapan itu sirna. Aku terlambat, sangat terlambat. Tubuhku bergetar seketika, hatiku tak bisa berkata apa-apa selain merasai kekalutan yang luar biasa. Aku terdiam, dan tak sadar, air mataku dengan sendirinya mengalir.
Habis sudah… kering… tak ada lagi harapan yang ku bangun bertahun-tahun. Aku memang lambat, aku memang bodoh, aku memang kerdil. Kenapa sedari dulu aku tidak memulai duluan untuk melamarnya? Kenapa dari dulu aku tidak berani merealisasikan segala macam perasaan ini agar mampu bersama dengannya? Kenapa?

Beribu pertanyaan berkecamuk di dada. Lebih dari itu, aku menyesal, begitu menyesal. Kenapa aku begitu terlambat membuat keinginan yang kubangun sejak 9 tahun ini menjadi nyata. Kenapa?
Aku membodoh-bodohi diriku sendiri karena terlalu lama dalam beraksi. Jika aku cinta, harusnya aku lebih berani dari siapapun. Jika aku cinta, harusnya aku tak menunggu lama. Dan jika ini gagal, harusnya aku tak sesedih ini, aku tak sehancur ini. Tapi kenapa?
Perasaan yang tak karu-karuan itu aku larikan hingga sore ini. Jalanan di sekitar kampus masih kususuri sembari mengingat kegagalan melamar Maryam Syakila.

“Andai pesonamu hanya sesederhana bunga jalanan…
Maka mungkin sedari dulu telah kulupa…
Tapi pesonamu adalah pesona edelweiss yang sulit tuk kugapai dan kupetik tangkainya.
Pesonamu adalah pesona menggetarkan yang terpancar dari kecintaanmu pada Allah bersama orang-orang yang mencintai-Nya.
Jika sebegitu kuat pesonamu menarikku, apa lagi yang harus kukata jika memang padamu, segala cinta ini telah terenggut?”

Aku menangis lagi, mengingat puisi sederhana itu kutulis beberapa saat setelah menerima email dari Zahra. Sungguh ini begitu berat terasa. Aku sungguh idiot, sungguh tolol, bagaimana bisa aku mengingatnya dalam ingatannya yang begitu sulit untuk kulupa.

“Jika GAGAL, maka lupakan…”

Teringat nasihat dari seorang sahabatku. Aku harusnya mampu melupakannya. Melupakan Maryam Syakila dalam setiap sisi hatiku.
Lagi-lagi kukuatkan diriku agar mampu melewatinya. Keringatku mulai bercucuran ketika mendekati gedung Fakultas Teknik, menuju labku.

“aku harus tenang… Sabar…” Kucoba menguatkan hatiku walau pikiranku masih kalut.

***

Sejak ba’da Isya tadi, aku sudah rebahan. Sepertinya tubuhku lelah karena menangis. Sebeginikah parahkah? Aku bahkan tak mampu memikirkan sebelumnya kalau efeknya akan begitu hebatnya. Mataku baru terpejam beberapa jam kemudian.

Samar-samar aku terbangun, di kamar kos-kosanku yang sederhana. Lampu masih kumatikan semenjak istirahat tadi, gelap di sekeliling ruangan. Kuhidupkan handphone-ku melihat jika ada pesan penting yang masuk sekalian melirik jam berapa sekarang. Sudah 04.00 dini hari rupanya. Aku tertidur cukup lama.
Kubuka selimut yang menghangatkan tidurku sejak semalam, kemudian menuju kamar mandi dan mengambil wudhu. Apalagi kini yang tersisa, selain Allah sebagai zat terbaik untuk mengadu?
4 raka’at awal kulewati dengan luruh air mata yang tak terbendung.

“Allah…
Beginikah jadinya jika aku berani bermain hati? Beginikah jadinya jika aku menyisihkan cinta-Mu yang agung dan begitu purna? Beginikah akibatnya?
Ampuni aku, dalam khilafku akibat salah di masa lalu. Beri aku waktu untuk menyembuhkan segala kotoran di hati ini agar yang ada hanya KAMU ya Rabb…”

Doa it uterus ku ulang-ulang.
Memasuki Rakaat ke-6 Tahajjudku. Air mataku semakin tak tertahankan.

“Apa lagi Rangga… Apa lagi yang mau kau katakan kepada Allah? Bentuk protes apa lagi yang hendak kau kirimkan kepada-Nya jika Allah telah memberi segalanya. Allah telah memudahkan studi S1-mu, meski tanpa biaya orang tua, Allah memudahkan jalanmu untuk meraih prestasi membanggakan selama studimu. Allah mudahkan hidupmu dengan pertemuan bersama orang-orang shalih yang menenangkan dan penuh nasihat, Allah mencelupkanmu dalam balutan kasih saying-Nya untuk senantiasa mengingat-Nya, Allah memberimu nikmat yang tak terhitung jumlahnya.
Lalu kini? Jika hanya seorang Maryam Syakila yang tak bisa kau miliki. Haruskah kau hentikan rasa syukurmu? Haruskah kau habiskan harimu dengan sederetan pelarian dari jalan Allah sebagai bentuk betapa kecewanya dirimu kepada Allah? Haruskah Rangga? Haruskah… Sedang mencintai Allah itu membahagiakan… Memiliki Allah itu adalah kenikmatan yang tiada duanya.
Makhluk-Nya? Mengharap mereka adalah sebuah kebodohan, mencintai mereka dengan penuh seluruh adalah kejahiliyahan. Apa lagi Rangga? Apalagi yang tersisa selain ini adalah akibat dari kesalahanmu memelihara rasa. Jika berani, seharusnya sedari dulu kamu mulai berusaha untuk memilikinya dalam balutan ikatan suci yang indah. Tapi jika tak sanggup, seharusnya kamu TEGAS dengan hatimu. TEGAS dengan rasamu. Jika ia bukan untuk cinta yang halal, maka takkan kurasakan. Seharusnya begitu Rangga… seharusnya begitu”

Aku semakin tergugu hingga di akhir witirku. Tubuhku bergetar hebat. Rasa malu begitu terasa di dalam jiwaku. Sungguh betapa hinanya aku menangisi seorang Maryam Syakila hanya karena sebuah penolakan dan keadaan yang sebenarnya begitu sederhana saja. Tidak seharusnya aku larut dalam kesedihan yang sebagian besar karena ulahku. Kenapa aku sebegini terlukanya, sedang Allah telah menyediakan begitu banyak hikmah dan nikmat yang ada di tiap lembar hariku. Kenapa aku se sedih ini sedang Allah telah banyak memberiku kesempatan untuk melejit, melangkah, dan berbuat banyak hal untuk dunia. Ahh… aku kalah, kalah dengan godaan syetan yang memabukkan rasa di dalam dada.
Kukuatkan diriku ketika muhasabahku terhenti dengan lantunan azan subuh di Masjid dekat kos-kosanku.

“Aku harus memulai hariku yang baru… Penuh semangat… Penuh Antusias… Aku harus menghapus semua kenangan tentang Maryam… sekecil apapun aku harus menghapusnya…” Sahutku.
Subuh itu. Adalah subuh penghambaan penuh kekhusyuan yang pernah kurasa dalam hidupku."

“Allah… Jika dia memang bukan yang terbaik bagiku… Maka gantikanlah yang lebih darinya… Shalihkan diriku hingga aku mampu memiliki seorang permata jiwa yang juga seshalih diriku. Sempurnakan agamaku dengan seseorang yang akan kucintai sepenuh jiwaku Dan akan kujadikan ia sebagai belahan hati terindah di dunia. Namun jagalah agar hati ini selalu ada KAMU ya Rabb… hanya ada KAMU… bukan yang lain…”

Kuseka air mataku yang masih mengalir di ujung doa ku subuh ini. Mencoba menguati hati agar mampu melangkah.

“Jika tak hari ini, maka aku akan kalah selamanya…”


12/26/2013

Zaman dimana gak punya pacar di Bilang..Abnormal...

Di zaman globalisasi ini, sering kita sebagai muslim/muslimah dipertanyakan?

“punya pacar?”; “punya mantan berapa?”; “koleksi loe uda berapa?” atau mungkin “uda ngapain aja sama si ayank?"

Betul Tidak...?

Kita orang Indonesia yang dikenal sebagai bangsa Timur yaitu bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai, malah lebih sering terlihat/mencerminkan seperti bangsa barat yang menganut paham liberalisme (kebebasan).

Bagi remaja, hidup di zaman millennium ini tuntutan gaul gak bisa terelakkan. Akan dibilang aneh bin cupu, bahkan abnormal kalo gak gaul. Bahkan menjadi anak gaul kayaknya menjadi impian setiap remaja.

Menyandang label anak gaul bisa bikin pede abis. Ke sekolah serasa jadi bintang, ke mall serasa jadi pusat perhatian, jalan-jalan serasa jadi jadi raja jalanan.

Apa iya gaul yang seperti itu suatu keharusan?

Kalo kita gak tau gossip terkini, dicap kudet. Kalo kita gak pake baju super mini dan ketat, dibilang norak, ketinggalan zaman. Kalo bulu alis masih orisinil dan rambut gak dicat, berarti kita gak ngikutin tren. Kalo gg nenteng HP keluaran terbaru dibilang cupu atau bahkan GA GANDENG COWO/CEWE (truck gandeng kali yaaa) dibilang gak laku. Kalo belum pernah makan burger atau pizza dicap kuno. hadeehhhh...

Lama-kelamaan, kalo kita seumur hidup gak pernah ngejabanin kafe, diskotik dianggap manusia purba kali yaaa...

Walhasil, gara-gara pengen dicap anak gaul, anak SD yang mau lulus malu kalo belum ngerokok. Yang SMP juga berlomba ngumpulin koleksi artis idolanya. Si putih abu-abu juga tengsin kalo masih nyandang predikat JOMBLO, akhirnya pake 643240 jurus buat menarik perhatian lawan jenis. Yang udah jadi mahasiswa? Lebih-lebih Malu kalo gak tau ngerasain yang nama kissing atau making love. Sebaliknya, malah merasa bangga dan gaul kalo uda “macem-macem” sama pasangan ilegalnya itu. Naudzubillah...,

Apa seperti itu gaul yang sehat? Apa Islam gak punya tuntunan dalam bergaul? Jawaban: ADA!, termasuk menyikapi rasa cinta. Rasa cinta itu memiliki makna yang luas, gak cuma mencakup cinta sesama lawan jenis saja. Cinta terhadap diri sendiri (bukan egois), cinta terhadap orang tua, cinta terhadap sesama dan CINTA yang PALING HAKIKI adalah Cinta pada Dzat Yang Maha Kekal, Allah Subhana wa Ta’ala.

Inilah cintanya orang musyrik. Barangsiapa mencintai sesuatu sebagaimana ia mencintai Alloh, yang ia lakukan bukan karena Alloh dan bukan karena mencari ridha-Nya, sesungguhnya ia telah menjadikan sesuatu sebagai tandingan Alloh. Dan inilah kecintaan yang dilakukan oleh orang-orang yang musyrik. Menjadikan cinta sebagai berhala, disembah-sembah.

Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Alloh; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Alloh. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Alloh. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat dzalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (Al-Baqarah ayat 165)

Mereka mencintai selain Alloh sama atau bahkan melebihi cinta mereka pada Allah. Kehidupan dunia lebih dicintai daripada kehidupan akhirat. Mereka tertipu dan berada dalam kerugian.
Alloh berfirman: “Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat dan bahwasannnya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.” (An Nahl ayat 107)

Lantas bagaimana dengan cinta terhadap lawan jenis? Apakah Islam melarangnya? Apa Islam punya solusi bagaimana mengatasi persoalan cinta? Jawabannya : Iya, Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur segala aspek kehidupan. Sejatinya, kita sebagai muslim menjadikan Islam 'as our way life;

Kenapa? karena semua sudah tertera dalam Al-Qur’an
yaitu, Firman Alloh,

"Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku ridhoi Islam sebagai agamamu” (Al-Maidah ayat 3)

Lantas bagaimana Islam mengatur soal cinta? Ada Firman Allah dalam surat Al-Imran ayat 14

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”

Ada pula Firman Allah yang lain, yaitu,

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang." (Maryam ayat 96)

Jadi, cinta itu adalah fitrah. Jagalah ia jangan sampah jadi FITNAH. Jangan mentang-mentang cinta itu fitrah, kita jadikan alasan untuk bebas mencintai dan mengemas hubungan dengan pacaran. Bukan dengan alasan itu kemudian berdalih apa yang kita lakukan dalam pacaran adalah sebagai wujud dari sifat fitrah yang kita miliki.

Pacaran diidentikan dengan bunga mawar, warna merah jambu, seabrek kado, perayaan hari jadian, jalan-jalan, SMS atau teleponan tiap hari, mojok dua-dua-duaan, perayaan valentine. Ooppss…masa kita sebagai Muslim uda pacaran bahkan ikut-ikutan budaya valentine..?

Katanya sih pacaran itu langkah awal mencari seseorang teman dekat dalam menuju proses pendewasaan kepribadian.
Masa sih?
Kepribadian yang dewasa gak ada hubungannya dgn pacaran. Orang yang banyak pengalaman pacaran gak menjamin memiliki kepribadian dewasa. Malah sebaliknya, gak sedikit gara-gara pacaran, kepribadian seseorang itu rapuh. Misalnya bgitu diputusin pacar, galau. Gak sedikit juga yang lebih memilih bunuh diri? Apa itu orang yang memiliki kepribadian dewasa?

Pacaran juga sering dianggap sebagai bentuk penjajakan untuk mendapatkan jodoh. Argumennya, sebelum mngambil keputusan menikah, ada baiknya “menguji” si calon itu tadi. Kalo memang pacaran untuk mencari jodoh, mestinya benar-benar yang punya pikiran matang donk yang melakukan? Tapi kenapa malah banyak pelaku pacaran adalah pelajar ber-rok biru atau si rok abu-abu? Atau bahkan si bocah bau kencur ber-rok merah sudah aktif dalam pacaran? Subhanalloh…!!!

Lantas apa tujuan pacaran? Apa karena punya rencana menikah? Jelas enggak! Jelas karena belum bisa menikah, mereka berpacaran. Semua syahwat yang dilarang (sebelum waktunya) oleh Islam justru mendapatkan penyaluran dalam pacaran. Mereka merasa bahwa pacaran itu membawa kebahagiaan dan kenikmatan, padahal mereka tercebur di lautan dosa.

Ada pula yang menyebutkan untuk saling mengenal satu sama lain dan belajar untuk saling menyempurnakan, saling mengerti, saling berusaha mnjadi yg terbaik bagi pasangan, saling menasehati, saling melayani, saling membantu, saling bertumbuh keimanan pada Dia yang telah menciptakan pasangan yaitu Alloh. Tentu kita akan terheran, sebelah mana pacaran dapat menumbuh keimanan? Apa dgn berdua-dua, berpegang tangan dan bahkan berhubungan intim? Naudzubillahi mindzalik.

Saling melayani? Melayani dlm hal apa? Ya, mereka memang saling melayani dalam berbuat maksiat dgn bersentuhan, berciuman bahkan bermesuman. Mungkin awalnya mereka hanya belajar bersama,makan bersama, berjalan bersama, hingga nantinya setan membisiki mereka untuk tidur bersama. Pacaran sendiri lebih menguntungkan pihak lelaki daripada perempuan. Lelaki bisa seenaknya merasakan tubuh wanita dgn alasan cinta.
Ironisnya, si gadis juga merelakan bgitu saja tubuhnya disentuhi pacaranya krn janji akan dinikahi. Hingga akhirnya hamil dan mengugurkan janinnya. Subhanallah, rentetan dosa telah terjadi.

Semoga Alloh menjauhkan kita dari perbuatan demikian. Menjaga hati kita dari noktah hitam yang dapat menghantarkan kita pada kubangan nista. Allohumma arinal haqqo-haqqon warzuqnat tibaa'ah wa arinal bathila-bathilan warzuqnaj tinaabah, birahmatika yaa Arhamarraahimiin. Aamiin.


Sumber : Tausiyahku... 


FPRJ KOTA JAMBI: Forum Rohis Sekolah Kota Jambi (FORSK-J) adakan Ri...

FPRJ KOTA JAMBI: Forum Rohis Sekolah Kota Jambi (FORSK-J) adakan Ri...: Bismillaahirrahmaanirrahii m. Alhamdulillah, agenda rihlah ke Sabak adik-adik FORSK-J bersama FPRJ hari ini terlaksana dan berjala...

12/02/2013

Surga , Neraka dan Penghuninyaa..

Heii..Assalamualaikum..Berjumpaaaaaa lagi dengan sayaa hihiiii..
Di post yang ini gw mau berbagi tentang Nama-nama Surga dan Neraka Beserta Penghuninya..

Nama-nama Surga dan Neraka serta Penghuninya..

NERAKA

1. NERAKA HAWIYAH: diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari- harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al-Qori’ah ayat 8-11)

2. NERAKA JAHIM adalah neraka sebagai tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan ALLAH, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Dan demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa yang paling besar menurut ALLAH, karena syrik berarti mensekutukan ALLAH atau menganggap ada mahluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat ALLAH. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain ALLAH. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (As-Syu’araa, ayat 91), (Asy-Syu’ara’) dan (Surah As-Saffat)

3. NERAKA SAQAR adalah tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah ALLAH dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa ALLAH sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tetapi mereka meremehkan syariat (hukum) Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah (Al-Muddatsir ayat 26-27,42)

4. NERAKA LAZZA: neraka yang bergejolak apinya dan mengelupaskan kulit kepalanya. (QS:70. Al Ma´aarij] 15-18)

5. NERAKA HUTHAMAH: itu disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka ALLAH membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Serta membakar mereka semau yang ALLAH mau. NERAKA HUTHAMAH disediakan untuk gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka serakah tidak mengeluarkan zakat hartanya dan mencela menghina orang-orang miskin. Maka di Huthamah harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al-Humazah)

6. NERAKA SAIR diisi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya ALLAH atau dengan membantah perintah ALLAH dan Rasul-NYA. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau shalat. Orang Islam yang tidak mau puasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat. Didalam Al-Qur’an terdapat pada (An-Nisa’ ayat 10), (Al-Mulk ayat 5,10,11)

7. NERAKA WAIL disediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka. Surah (Al-Tatfif) dan (Surah At-Tur). Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah (Al-Muthaffifin, ayat 1-3)

8. NERAKA JAHANAM: Neraka tempat penyiksaan itu kemudian banyak disebut orang dengan nama jahanam. Neraka yang paling dalam dan berat siksaannya. Al-Qur’an surah (Al Hijr, 43-44).
“Bahwasanya orang-orang kafir dan orang aniaya itu tidak akan diampuni Allah, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang demikian itu mudah sekali bagi Allah”(An-Nisa: 169)

SURGA

1. SURGA FIRDAUS: surga yang diperuntukan bagi orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuataan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya. dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al Kahfi, ayat 107) dan surah(Al Mu’minuun, ayat 9-11).

2. SURGA ‘ADN: surga yang diperuntukkan bagi orang yang bertakwa kepada Allah (An Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal shaleh (Thaha:75-76), banyak berbuat baik (Fathir: 32-33), sabar, menginfaqkan hartanya dan membalas kejahatan dengan kebaikan (Ar-Ra’ad:22-23)

3. SURGA NAIM: surga yang diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah dan beramal shaleh. dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Luqman, ayat dan (Al Hajj, ayat 56)

4. SURGA MA’WA: surga yang diperuntukan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah (An Najm: 15), beramal shaleh (As Sajdah: 19), serta takut kepada kebesaran Allah dan menahan hawa nafsu (An Naziat : 40-41)

5. SURGA DARUSSALAM: surga yang diperuntukkan bagi orang yang kuat imannya dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah serta beramal shaleh. Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala,“Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Rabbnya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal sholeh yang selalu mereka kerjakan.” (QS. 6:127)

6. SURGA DARUL MUQAMAH: surga yang diperuntukkan bagi orang yang bersyukur kepada Allah. Kata Darul Muaqaamah berarti suatu tempat tinggal dimana di dalamnya orang-orang tidak pernah merasa lelah dan tidak merasa lesu. Tempat ini diperuntukkan kepada orang-orang yang bersyukur sebagaimana yg disebutkan di dalam surat (Faathir ayat 35).

7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN: surga yang diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman (Ad Dukhan, ayat 51)

8. SURGA KHULDI: surga yang diperuntukkan bagi orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya (orang-orang yang bertakwa). Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang Telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa?” dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?” (Al Furqaan, ayat 15)
 
Udah liatkan Nama surga yang paling Tinggi..dan Neraka yang paling panas??
Kalo anda mau masuk surga Firdaus,Jauhkan lah diri dari perbuatan sia-sia,
aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluan, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholat..Sebaliknyaa,jika anda mau masuk Neraka yang nmer satu??Hhaha eh tapi gak mungkin..pasti semua pengen masuk surga kan yaaaa...??Lakukanlah kebaikan kebaikan^^

11/26/2013

"Wanita Yang Dirindukan Surga"

Hellooooo...assalamualaikum...Berjumpa lagi dengan saya Ruzanna Nada Mariska,
Apa Kabar semuanya??(Allhamdulillah luar biasa,Allahuakbar)...
Allamdulillah..
Yeaaah,okaay..udah lama ni gak buka blogger,sebenarnya blogger gw isi nya galau semua loh wkkwk-_- tapi banyak yg gw hapus..karna gw  mau buang jauh jauh masa lalu gw:)
Baiklaaah..di post ini gw mau berbagi tentang Wanita yang Dirindukan Surga,yang gue ambil atau ringkas dari buku Wanita yang dirindukan surga..

Kalian pasti tau kan,sebagian besar penghuni neraka...??? Pasti tau..siapa??YA WANITA :)
Imam Al-Qurthubi berpendapat bahwa penyebab sedikitnya wanita yang menghuni surga ada beberapa hal yaitu...
-mereka terpedaya oleh hawa nafsu dan terlalu mencintai dunia.
-sulit tersentuh dengan akhirat karna lemah akal sehingga suka lalai.
-Wanita Meupakan FAKTOR PERTAMA  Dan UTAMA Penyebab laki laki berpaling dari urusan Akhirat,Karna pesona dan daya tarik mereka yang mampu membangkitkan nafsu laki laki.
-sebagian besar mereka berpaling dari akhirat,cepat terpedaya dan sulit menanggapi orang yang menyeru mereka kepada Akhirat..

Berikut kesalahan yang sering dilakukan kaum Wanita..
1. Memamerkan diri yang Dilarang
yang dimaksud memamerkan diri yg dilarang disini adalah menampakkan sesuatu yang sepatutnya ditutupi.
2. Menyambung rambut atau minta disambungkan
"Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan yang disambungkan"
3. memasang tato atau minta ditato dan mencukur alis wajah.
"Allah melaknat wanita yang membuat tato dan yang minta dibuatkan, Wanita yang mengambil sebagian alisnya dan wanita yang merenggangkan gigi giginya,wanita yang mengubah ciptaan Allah"
4.Keluar rumah tanpa ada keperluan.
Allah SWT Berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab 33
"Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu" Berdasarkan ayat ini,sebaik baiknya tempat bagi seorang wanita adalah di Rumahnya.
5. Lebih senang Melakukan perbuatan dan maksiat dan sia-sia
Contohnya : Ngerumpi..
Hhehehe ini mah udah jadi hobi wanita yaaa...
6. Berjabat Tangan Dengan Laki-Laki yang bukan mahramnya.
Rasulullah Bersabda " Kalaulah ditusukkan diatas kepala salah seorang diantara kalian jarum dan besi. itu lebih baik daripadanya..daripada memegang wanita yang tidak di halalkan bagi dirnya"
7. Berdua-duaan dengan Laki laki yang bukan Mahramnya.
8. Emosi Dan Tidak sabar
9. Keluar rumah dengan memakai wewangian yang berlebihan.
Rasulullah bersabda "wanita yang mana saja yang memakai wangi-wangian  ( Parfum ) lalu ia lewat didepan suatu kaum kemudian mereka mencium baunya,Maka ia adalah pezina.."
10. Mengunjungi sauna atau kolam renang

Kita Melihat bahwa semua kesalahan tersebut bermula dari kurangnya Pemahaman sebagian besar kaum wanita terhadap syariat islam..


Berikut,saya akan membagikan tentang "Mengetuk pintu Surga dengan ibadah ibadah utama

Mengetuk pintu surga tidaklah semudah yang kita duga, Ia bukanah perjalanan yang ditaburi dengan bunga bunga harum,bukan pula dengan kesenangan..perjalaanann tersebut haruslah ditempuh dengan tekad dan kesungguhan.
dalam buku Madarij Al-salikin dikemukakan pegalaman ruhani seorang sufi besar (Abu zaid Al-Busthami) yang konon suatu ketika bermunajat kepada Allah SWT., "YaALLAH,bagaimana caranya berjalan menuju hadirat-Mu?" ketika itu jiwanya mendengar suatu bisikan,"ketahuilah bahwa nafsu adalah gunung yang tinggi dan besar. Ialah Yang merintangi perjalaannan menuju Allah dan tidak ada jalan lain yang dapat ditelusuri,kecuali mendaki gunung itu terlebih dahulu. Di gunung itu terdapatbeberapa lereng yang curam,belukar yang lebat,banyak duri,dan pula banyak perampok lalu lalang menakut nakuti,menganggu dan menghambat para musafir. di balik eblukar,ada pula iblis yng selalu merayu atau menakut nakuti musafir agar si musafir kembali saja. bertambah tinggi gunung didaki,bertambah hebat pula rayuan dan ancaman. sehingga,jika tekad tidak di bulatkan, niscaya si pejalan akan mundur teratur. tetapi jika perjalanan tetap dilanjutkan, sebentar lagi akan tampak bahwa cahaya benderang. pada saaat itu,akan tampak bahwa ternyata sepanjang jalan ada rambu-rambu yang memberi petunjuk tentang tempat tempat aman yang jauh dr bahaya. ada pula tempat berteduh dan telaga telaga air yang jernih untuk beristirahat dan melepaskan dahaga. jika perjalanan dilanjutkan akan ditemukan "kendaraaan Al-Rahman" yang akan mengantar sang musafir bertemu dengan Allah SWT. Guna menerima imbalan yang telah disiapkan-Nya"

Demikianlah bisikan tadi mengambarkan jalan tersebut dan memgajarkan bahwa yang pertama dan terutama dibutuhkan untuk menelusurinya adalah tekad yang kuat..

Berikut adalah beberapa amalannya dapat mendatangkan kecintaan dan Rahmat Allah.
1. Iman
2. Taqwa
3. Tobat
salah satu wanita yang salehah adalah yang bertobat.
4. Tharah (Bersuci)
5. Membaca Al-Qur'an sambil meresapi maknanya.
6. Mendekatkan Diri kepada Allah dengan Ibadah ibadah sunnah..
-Shalat sunnah
-Shalat sunah rawatib
-Shalat Dhuha. " Barang siapa mengerjakan shalat dhuha 12 Rakaat Allah akan membuatkan baginya sebuah Rumah Disurga".
-Shalat Witir
-Shalat Dua hari raya
-Puasa Sunnah ( Senin-kamis, Puasa 6 hari pada bulan syawal,Puasa hari Arafah,Asyura,Sya'ban,Puasa tengah Bulan)
-Zikir Kepada Allah. "Amal yang diperbuat anak adam tidak ada yang kebih menyelamatkannya dari azab Allah selain berzikir kepada Allah"
"Wahai orang orang beriman,berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya"
-Membaca Al-Qur'an
-Tasbih
-Tahmid "Zikir yang Paling utama adalah Laillahaillallah..Do'a yang terbaik adalah Allhamdulillah"
-Tahlil
-Takbir
-Istigfar
-Sholawat
-Menjalankan Ibadah Tengah malam
-Akhlak Mulia
-Silaturahim
-Berbakti kepada orang tua

Demikianlah Ringkasan yang saya ambil dari buku Bidadari yang dirindukan surga,sebenrny masih banyak cih......tapi capek nulisnya heheheheee....
Istiqamahlah dalam beribadah.. Niscaya anda akan menjadi lebih baik daripada bidadari surga..

Sekian dan Terimakasih..Assalamualaikum..Tunggu saya di post-post selanjutnyaaaa^^